Firman: Matius 6:25-34
Pernyataan Tuhan Yesus yang diawali dengan “Jangan kuatir akan hidupmu” (ay 25) karena kekuatiran tidak “dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupmu” (ay 27). Dari sebab itu hendaklah kita melihat kenyataan hidup dan peran Tuhan di dalam kehidupan. Serahkan hidup ini sepenuhnya ke dalam tangan yang sanggup dan perhatikan sbb:
1. Hidup untuk kehidupan kekal
“Bukankah hidup ini lebih penting daripada makanan dan tubuh ini lebih penting daripada pakaian” (ay 25b). Ada yang lebih penting yang harus dipikirkan yaitu tentang hidup ini dan tentang tubuh ini yang dinyatakan sebagai Bait Allah. “Karena itu muliakan Allah dengan tubuhmu” (1 Kor 6:20). Pertanyaan yang perlu dijawab, hidup ini untuk makan atau makan untuk hidup! Yang mana yang harus diutamakan? Makanannya atau hidupnya! Jelas Tuhan Yesus menyatakan hidup ini lebih penting dari sebab itu makan untuk hidup. Sewaktu Tuhan Yesus berada di padang gurun dan lapar, iblis mencoba Dia dan Tuhan dengan tegas menyatakan “manusia hidup bukan dari roti saja tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah” (Mat 4:4). Roti adalah makanan jasmaniah dan Firman adalah makanan rohaniah. Disadari keduanya dibutuhkan untuk hidup dari sebab itu janganlah bekerja terus menerus dan melupakan panggilan ibadah. Rasul Yakobus menyatakan “terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu” (Yak 1:21).
“Bukankah hidup ini lebih penting daripada makanan dan tubuh ini lebih penting daripada pakaian” (ay 25b). Ada yang lebih penting yang harus dipikirkan yaitu tentang hidup ini dan tentang tubuh ini yang dinyatakan sebagai Bait Allah. “Karena itu muliakan Allah dengan tubuhmu” (1 Kor 6:20). Pertanyaan yang perlu dijawab, hidup ini untuk makan atau makan untuk hidup! Yang mana yang harus diutamakan? Makanannya atau hidupnya! Jelas Tuhan Yesus menyatakan hidup ini lebih penting dari sebab itu makan untuk hidup. Sewaktu Tuhan Yesus berada di padang gurun dan lapar, iblis mencoba Dia dan Tuhan dengan tegas menyatakan “manusia hidup bukan dari roti saja tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah” (Mat 4:4). Roti adalah makanan jasmaniah dan Firman adalah makanan rohaniah. Disadari keduanya dibutuhkan untuk hidup dari sebab itu janganlah bekerja terus menerus dan melupakan panggilan ibadah. Rasul Yakobus menyatakan “terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu” (Yak 1:21).
2. Hidup untuk menerima berkatNya
“Pandanglah burung-burung dilangit ….namun diberi makan oleh Bapamu yang disurga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?” (ay 26). Burung yang tanpa berbuat apa-apa diberi makan oleh Tuhan apalagi kita yang dikatakan “jauh melebihi”, pasti diberi makan! “Mengapa kamu kuatir” (ay 28), “hai orang-orang yang kurang percaya” (ay 30). Sadari kehendakNya adalah memberkati, diberi kekayaan dan diberkati (baca Ul 28:11-12 dan Yoh 15:8) bahkan kita dipanggil sebagai penyalur berkat (baca Kej 12:3). Tuhan menyadari kelemahan manusia yaitu jatuh sombong dan cinta uang. Pernyataan Tuhan Yesus “Sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masul Kerajaan Surga” (Mat 19:3) dari sebab itu kita diberi “masing-masing menurut kesanggupannya” (Mat 25:15). Berkat kita sesuai kesanggupan kita, jika ingin berkat lebih maka kita harus meningkatkan kemampuan kita dan Tuhan akan memperhatikan tanggung jawab kita dalam menggunakan pemberian Tuhan. (baca perumpamaan tentang talenta).
“Pandanglah burung-burung dilangit ….namun diberi makan oleh Bapamu yang disurga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?” (ay 26). Burung yang tanpa berbuat apa-apa diberi makan oleh Tuhan apalagi kita yang dikatakan “jauh melebihi”, pasti diberi makan! “Mengapa kamu kuatir” (ay 28), “hai orang-orang yang kurang percaya” (ay 30). Sadari kehendakNya adalah memberkati, diberi kekayaan dan diberkati (baca Ul 28:11-12 dan Yoh 15:8) bahkan kita dipanggil sebagai penyalur berkat (baca Kej 12:3). Tuhan menyadari kelemahan manusia yaitu jatuh sombong dan cinta uang. Pernyataan Tuhan Yesus “Sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masul Kerajaan Surga” (Mat 19:3) dari sebab itu kita diberi “masing-masing menurut kesanggupannya” (Mat 25:15). Berkat kita sesuai kesanggupan kita, jika ingin berkat lebih maka kita harus meningkatkan kemampuan kita dan Tuhan akan memperhatikan tanggung jawab kita dalam menggunakan pemberian Tuhan. (baca perumpamaan tentang talenta).
3. Hidup untuk bersukacita dalam Tuhan.
“Sebab itu janganlah kamu kuatir” (ay 31). Kuatir adalah penghambat sukacita. Rasul Paulus menyatakan kepada jemaat di Filipi, “Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan. Sekali lagi kukatakan bersukacitalah!” (Fil 4:4). Rasul Paulus juga menjelaskan tentang Kerajaan Surga, “Sebab Kerajaan Surga bukanlah soal makanan dan minuman. Tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dab sukacita oleh Roh Kudus” (Rom 14:17). Nikmati Kerajaan Surga di bumi ini, seperti doa Bapa kami, “datanglah Kerajaanmu …. dibumi seperti di surga” (Mat 6:10). Kekuatiran akan makanan, minuman dan pakaian, “dicari oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah” (ay 32). Tuhan Yesus berkata “Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu” (ay 33). Tuhan yang akan melengkapi segala kebutuhan kita! Rasul Petrus berkata “Serahkan segala kekuatiranmu kepadaNya sebab Ia yang memelihara kamu” (1 Pet 5:7) dan janjiNya adalah “hari depan yang penuh harapan” (Yer 29:11).
“Sebab itu janganlah kamu kuatir” (ay 31). Kuatir adalah penghambat sukacita. Rasul Paulus menyatakan kepada jemaat di Filipi, “Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan. Sekali lagi kukatakan bersukacitalah!” (Fil 4:4). Rasul Paulus juga menjelaskan tentang Kerajaan Surga, “Sebab Kerajaan Surga bukanlah soal makanan dan minuman. Tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dab sukacita oleh Roh Kudus” (Rom 14:17). Nikmati Kerajaan Surga di bumi ini, seperti doa Bapa kami, “datanglah Kerajaanmu …. dibumi seperti di surga” (Mat 6:10). Kekuatiran akan makanan, minuman dan pakaian, “dicari oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah” (ay 32). Tuhan Yesus berkata “Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu” (ay 33). Tuhan yang akan melengkapi segala kebutuhan kita! Rasul Petrus berkata “Serahkan segala kekuatiranmu kepadaNya sebab Ia yang memelihara kamu” (1 Pet 5:7) dan janjiNya adalah “hari depan yang penuh harapan” (Yer 29:11).





